Yoo Jae-hoon Tinggalkan Persijap, Tutup Kebersamaan Tiga Bulan dengan Doa dan Terima Kasih
24 Juli 2026 Persijap Fans

JEPARA — Persijap Jepara resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kiper Yoo Jae-hoon. Meski kebersamaan keduanya hanya berlangsung sekitar tiga bulan, hubungan yang terjalin selama masa tersebut meninggalkan kesan positif dan penuh profesionalisme.
Dalam dunia sepak bola, durasi kerja sama bukanlah satu-satunya tolok ukur keberhasilan. Komitmen, dedikasi, serta hubungan yang dibangun selama menjadi bagian dari tim sering kali menjadi warisan yang lebih bermakna.
Melalui pesan perpisahannya yang ditujukan kepada pelatih kepala Mario Lemos, jajaran official, staf pelatih, pemain, hingga manajemen Persijap, Yoo Jae-hoon menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepadanya untuk menjadi bagian dari Laskar Kalinyamat.
"Meskipun hanya tiga bulan yang singkat, waktu yang saya habiskan bersama Persijap adalah pengalaman yang sangat membahagiakan bagi saya. Saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada manajemen, official, Coach Mario, seluruh staf pelatih, dan para pemain."
Pernyataan tersebut mencerminkan suasana kekeluargaan yang ia rasakan selama bertugas di Jepara. Meski kini memutuskan melanjutkan karier di tempat lain, Yoo menegaskan bahwa ikatan emosionalnya dengan Persijap akan tetap terjaga.
Ia juga memastikan dukungannya terhadap Persijap tidak akan berhenti meski tak lagi mengenakan atribut tim sebagai bagian dari staf kepelatihan.
"Meskipun saya berada di mana pun nanti, saya akan selalu mendukung tim Persijap. Saya mendoakan semoga keberuntungan dan kesuksesan selalu menyertai kalian semua."
Sementara itu, manajemen Persijap menyampaikan apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi Yoo Jae-hoon selama menjadi pelatih kiper tim dalam persiapan menghadapi kompetisi BRI Super League 2025/26.
Perpisahan ini menjadi penanda berakhirnya sebuah kerja sama yang berlangsung singkat, namun dijalani dengan profesionalisme dan saling menghormati. Di balik keputusan untuk berpisah, tersimpan hubungan baik yang tetap terjaga sebagai bagian dari nilai kekeluargaan yang terus dibangun Persijap.
Tidak semua perpisahan harus diwarnai kekecewaan. Ada kalanya sebuah perpisahan justru menjadi simbol penghormatan atas perjalanan yang telah dilalui bersama, sekaligus membuka lembaran baru bagi kedua belah pihak untuk melangkah menuju tantangan berikutnya.

